Semut

on

Hampir 10 menit lebih 10 detik aku manatap kawanan semut yang datang silih berganti tetapi lama kelamaan semakin menjadi-jadi banyaknya, Astaga!!. Tidak aku pungkiri, aku merasa sedikit terusik walaupun yang aku hadapi sekarang tidak lebih besar dari bulu hidungku. Pandangan ku dari layar laptop pun terganggung dari sisi kiri dan merasa tak nyaman, lantas apa ini? padahal apa yang harus di takutkan, tak ada. Benar, tak ada.

Mungkin bukan hanya aku yang pernah bertanya-tanya, sebenarnya dari manakah para kawanan semut-semut ini datang, dimanakah mereka tinggal. Karena ketika ada sumber makanan, mereka tiba-tiba saja datang padahal kalau dipikir-pikir meja kerja ku ini lumayan bersih dan rapi lah ya. Hal ini membuatku menghabiskan waktu sekitar 30 menit hanya untuk memikirkan hal itu, liat bawah, kiri, kanan, atas dan samping aku perhatikan darimana mereka datang dan tak kunjung ku temui titik temu. Ah sudahlah pusing juga.

Setelah beberapa menit aku diamkan kenapa lama-kelamaan semakin banyak saja ini kawanan semut, seperti sedang mau demo. “Ayo berikan kami lebih banyak rempahan makanan, atau kami akan tetap disini!” Mungkin seperti itu kali ya kalau mereka bisa berbicara, atau terjadi ikatan batin antara aku dan para kawanan semut, sehingga aku bisa mendengarkan curahan hati mereka.

Sempat berfikit untuk mengusir mereka, tapi dengan cara apa? Dengan cara kekerasan kah atau dengan cara yang lain. Dengan cara yang paling lembut pun bakalan membunuh mereka di akhir-akhir, karena lihat saja ukuran mereka yang sangat kecil dan rapuh. Bagaimanapun tujuan mereka hanyalah untuk mengumpulkan makanan bagi diri mereka dan keluarga mereka, tidak ada hal lain.

Kalau aku pikir hampir sama dengan kita, yaps. Dan aku mengurungkan niatku untuk mengusir mereka, biarkan saja mereka berkeliaran di area kiri meja kerjaku. Aku yakin jika mereka selesai mengumpulkan makanan, mereka akan pergi kembali kerumah mereka masing-masing. Aku yakin mereka tidak akan serakah untuk menjajah meja kerjaku.

Semoga kalian paham dengan apa yang aku tulis ini, ada makna dan kritik dibaliknya. Bye!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *